Perkuat Sinergi Antar Lembaga, Task Force MRL Ikuti Lokakarya Penilaian Risiko Residu Pestisida
Jakarta, 18–21 Mei 2026 — Tim BRMP Lingkungan Pertanian sebagai bagian dari Task Force Penetapan Batas Maksimum Residu Pestisida (MRL) kembali mengikuti lokakarya pelatihan penilaian risiko residu pestisida bagian 2 yang diselenggarakan di Jakarta. Kegiatan ini menjadi upaya berkelanjutan dalam memperkuat kapasitas teknis, koordinasi, serta sinergi antar lembaga dalam mendukung keamanan pangan di Indonesia.
Materi pelatihan difokuskan pada estimasi Maximum Residue Limits (MRL) dan penilaian paparan residu pestisida melalui pangan. Penyampaian materi dilakukan oleh pakar internasional dari USDA, Ag Aligned Global, dan CABI. Kegiatan ini juga dihadiri oleh CropLife Indonesia, pakar nasional, serta anggota Task Force dari berbagai institusi terkait.
Lokakarya dibuka secara resmi oleh Kepala Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Sumberdaya Lahan Pertanian (BRMP SDLP), Asdianto. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa pelatihan Task Force MRL memiliki peran penting dalam memperkuat koordinasi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan guna membangun sistem penetapan Batas Maksimum Residu yang efektif, berbasis ilmiah, dan selaras dengan standar internasional.
Lebih lanjut disampaikan bahwa MRL tidak hanya berkaitan dengan aspek ilmiah, tetapi juga menjadi bagian penting dalam perlindungan kesehatan masyarakat, jaminan keamanan pangan, serta dukungan terhadap penerapan praktik pertanian yang baik dan berkelanjutan.